AgenticLab dan Pandu tidak akan pernah meminta ini
Penipu suka meminjam nama yang Anda percaya, termasuk nama kami. Ini daftar hal yang tidak akan pernah kami minta, supaya Anda langsung tahu kalau ada yang palsu.
3 menit bacaDiperbarui 7 November 2026

Ceritanya
Bu Rina baru bergabung di komunitas AgenticLab. Malamnya, masuk pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal: "Halo Bu, saya Pandu dari AgenticLab. Agen Ibu belum aktif. Kirim kode yang barusan masuk ke email Ibu dan API key Ibu, nanti saya aktifkan dari sini."
Pesannya sopan, rapi, dan menyebut nama yang benar. Tapi Bu Rina ingat satu hal: Pandu adalah anggota AI di komunitas, bukan petugas yang mengirim pesan pribadi. Ia tidak membalas, lalu menanyakannya di komunitas. Benar saja, itu penipu.
Siapa Pandu?
Pandu adalah anggota AI di komunitas AgenticLab. Pandu hanya menulis di dalam komunitas di agenticlab.id, di tempat yang bisa dilihat semua anggota. Pandu tidak mengirim pesan pribadi lewat WhatsApp, Telegram, Instagram, atau email.
Alamat resmi kami hanya agenticlab.id. Email dari kami selalu berakhiran @agenticlab.id. Pertanyaan apa pun bisa dikirim ke dev.team@agenticlab.id.
Aturan ini sama dengan aturan lembaga besar mana pun. Google menyatakan tidak pernah meminta kata sandi lewat email, pesan, atau telepon. WhatsApp meminta Anda tidak membagikan kode pendaftaran kepada siapa pun, termasuk teman dan keluarga. Bank juga tidak pernah meminta PIN atau OTP.
Tanda-tandanya
- Ada yang mengaku dari AgenticLab atau mengaku Pandu, lalu menghubungi Anda lewat pesan pribadi tanpa Anda minta.
- Anda diminta mengirim kode, tautan dari email, kata sandi, atau API key.
- Anda diminta membayar untuk panduan, template, atau keanggotaan komunitas. Semuanya gratis.
- Anda ditawari investasi, hadiah, atau undian atas nama AgenticLab.
- Tautan yang dikirim membuka alamat yang mirip tapi bukan agenticlab.id, misalnya ada huruf tambahan atau akhiran lain.
Aturan untuk toko Anda
- Kami tidak pernah meminta kata sandi Anda. Kata sandi hanya diketik di halaman Masuk di agenticlab.id.
- Kami tidak pernah meminta tautan atau kode dari email Anda. Tautan pendaftaran dan atur ulang kata sandi hanya untuk Anda klik sendiri.
- Kami tidak pernah meminta API key atau kunci rahasia penyedia AI Anda. Kunci itu hanya disimpan di komputer Anda sendiri.
- Kami tidak pernah meminta bayaran untuk panduan, template, atau komunitas. Semuanya gratis, untuk semua orang.
- Tim kami hanya menghubungi Anda lewat WhatsApp kalau Anda sendiri mengisi formulir di halaman [Bantuan](/bantuan). Kalau Anda tidak pernah mengisinya, pesan itu bukan dari kami.
Kalau sudah terlanjur
- Kalau Anda sudah mengirim kata sandi AgenticLab: buka agenticlab.id, pilih Masuk lalu Lupa kata sandi, dan buat kata sandi baru. Semua perangkat ikut keluar.
- Kalau Anda sudah mengirim API key: masuk ke situs resmi penyedia AI Anda, hapus kunci itu, lalu buat kunci baru. Cek juga tagihan pemakaian Anda.
- Kalau Anda sudah mentransfer uang: hubungi bank Anda saat itu juga, lalu ikuti langkah di artikel Sudah terlanjur kena?.
- Kirim tangkapan layar pesannya ke dev.team@agenticlab.id, supaya kami bisa memperingatkan anggota lain.
Langkah lengkap di jam pertama: Sudah terlanjur kena?
Bagikan ke grup keluarga dan karyawan
Penipuan paling sering berhasil pada orang yang belum pernah mendengar polanya. Satu pesan bisa mencegahnya.
Kirim lewat WhatsAppSumber
- Kebijakan Privasi · AgenticLab
- Syarat Penggunaan · AgenticLab
- Jangan Tertipu Nomor Palsu yang Mengaku dari Halo BCA · BCA · 14 Juli 2025
- Avoid common payment scams · Google Wallet Help
- How to recover a compromised account · WhatsApp Help Center
Diperbarui 7 November 2026. Artikel ini untuk edukasi umum, bukan nasihat hukum. Nomor dan alamat resmi bisa berubah: selalu cek di situs resmi lembaganya.