Suara dan video palsu: "Bos minta transfer", "Ma, aku kena masalah"
AI bisa meniru suara dan wajah orang yang Anda kenal. Satu kata rahasia keluarga dan kebiasaan menelepon balik sudah cukup untuk menggagalkannya.
4 menit bacaDiperbarui 7 November 2026

Ceritanya
Siang itu Dewi, kasir di toko kue milik Bu Wati, menerima telepon. Suaranya persis suara Bu Wati, lengkap dengan logatnya. "Dew, supplier tepung minta dibayar sekarang, rekeningnya ganti. Transfer tujuh juta ya, saya lagi di jalan, nggak bisa lama."
Dewi hampir menurut. Tapi Bu Wati pernah membuat satu aturan: setiap permintaan transfer lewat telepon harus dicek dengan menelepon balik ke nomor Bu Wati yang tersimpan. Dewi menutup telepon dan menelepon balik. Bu Wati sedang di rumah, dan tidak pernah menelepon.
Pola yang sama juga dipakai untuk keluarga: telepon dari "anak" yang menangis, mengaku kecelakaan atau ditahan, lalu minta uang saat itu juga.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Satgas PASTI, satuan tugas di bawah OJK, memperingatkan bahwa penipu memakai AI untuk meniru suara (voice cloning) dan wajah (deepfake) teman, kolega, atau keluarga, lalu berbicara seolah-olah orang itu. Video palsu bisa meniru wajah dan ekspresi dengan cukup meyakinkan.
Bahan tiruannya sering diambil dari media sosial: video, rekaman suara, atau siaran langsung yang kita unggah sendiri. Sampai akhir Juni 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) OJK sudah menerima 1.379 laporan penipuan yang berkaitan dengan AI.
Ini juga terjadi pada perusahaan besar. Pada 2024, seorang staf keuangan di kantor Hong Kong perusahaan teknik Arup mengikuti panggilan video dengan orang-orang yang tampak seperti atasan dan rekannya. Semuanya palsu. Ia mentransfer sekitar 25 juta dolar AS.
Tanda-tandanya
- Suara atau wajahnya Anda kenal, tapi permintaannya tidak biasa: transfer mendadak, rekening baru, atau minta data pribadi.
- Ada desakan waktu: "sekarang juga", "jangan bilang siapa-siapa", "saya tidak bisa lama".
- Nomornya baru atau tidak tersimpan, dengan alasan "HP saya rusak" atau "ini nomor teman".
- Penelepon menolak atau mengalihkan saat diminta menjawab pertanyaan yang hanya diketahui orang itu.
- Pada video, gerak bibir, mata, atau cahaya di wajah terasa janggal. Tapi video yang tampak mulus juga belum tentu asli.
Aturan untuk toko Anda
- Telepon balik dulu. Setiap permintaan uang lewat telepon, pesan suara, atau video dicek dengan menelepon balik ke nomor yang sudah lama tersimpan, bukan nomor yang barusan menghubungi.
- Buat kata rahasia keluarga dan toko. Satu kata atau kalimat yang hanya diketahui keluarga dan karyawan inti. FBI menyarankan cara ini. Kalau penelepon tidak bisa menyebutkannya, tutup teleponnya.
- Transfer dengan rekening tujuan baru harus disetujui dua orang. Misalnya pemilik dan satu orang kepercayaan, dan tidak pernah hanya berdasarkan telepon.
- Kurangi bahan tiruan. Pertimbangkan untuk membatasi siapa yang bisa melihat video dan rekaman suara Anda serta anak-anak di media sosial.
- Ceritakan aturan ini ke orang tua dan karyawan. Penipu sengaja memilih orang yang paling mudah panik.

Kalau sudah terlanjur
- Kalau uang sudah terkirim, hubungi bank Anda saat itu juga lewat nomor resmi di balik kartu ATM, dan minta transfernya ditahan.
- Laporkan ke Indonesia Anti-Scam Centre di iasc.ojk.go.id, atau lewat bank Anda.
- Simpan bukti: nomor penelepon, rekaman, tangkapan layar, dan bukti transfer.
- Beri tahu keluarga atau karyawan lain, karena penipu sering mencoba orang berikutnya dengan cara yang sama.
Langkah lengkap di jam pertama: Sudah terlanjur kena?
Bagikan ke grup keluarga dan karyawan
Penipuan paling sering berhasil pada orang yang belum pernah mendengar polanya. Satu pesan bisa mencegahnya.
Kirim lewat WhatsAppSumber
- Satgas PASTI Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Menggunakan AI (SP 08/STPASTI/XI/2025) · OJK / Satgas PASTI · 15 November 2025
- OJK Ungkap 6 Modus Penipuan Keuangan Berbasis AI, Sudah Ada 1.379 Kasus · Katadata · 4 Agustus 2026
- Wajah & Suara Dicuri dari Medsos, Ujungnya Minta Uang · CNBC Indonesia · 4 Agustus 2025
- OJK Ungkap Modus Penipuan Keuangan Pakai AI, Ini Lengkapnya · CNN Indonesia · 4 Agustus 2025
- Criminals Use Generative Artificial Intelligence to Facilitate Financial Fraud (PSA I-120324-PSA) · FBI Internet Crime Complaint Center · 3 Desember 2024
- British engineering giant Arup revealed as $25 million deepfake scam victim · CNN (salinan sindikasi) · 16 Mei 2024
Diperbarui 7 November 2026. Artikel ini untuk edukasi umum, bukan nasihat hukum. Nomor dan alamat resmi bisa berubah: selalu cek di situs resmi lembaganya.